Metro — Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro mulai menggencarkan sosialisasi program Youth Digital and Smart Hub atau Y-Dash ke kalangan pelajar.
Program ini digadang menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk menekan angka pengangguran muda yang setiap tahun menunjukkan peningkatan.
Plt. Kepala Disporapar Kota Metro, Acmad Ridho Akbar, mengatakan sosialisasi Y-Dash dilakukan kepada seluruh pelajar sekolah menengah atas dan kejuruan. Dalam kegiatan tersebut, pelajar diperkenalkan dengan berbagai pelatihan digital, pengembangan keterampilan kerja, hingga peluang inkubasi usaha berbasis teknologi.
“Anak muda harus dibekali keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Y-Dash hadir sebagai wadah belajar sekaligus ruang berkreativitas agar mereka siap masuk dunia kerja maupun membangun usaha mandiri,” ujarnya.
Program ini disebut sejalan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja yang semakin menuntut kemampuan digital, komunikasi, hingga manajemen proyek. Disporapar juga melibatkan sejumlah pelaku industri kreatif dan komunitas teknologi untuk mengisi materi pelatihan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemuda Septi, menjelaskan Pemerintah Kota Metro menargetkan Y-Dash menjadi pusat pengembangan talenta muda sekaligus penggerak ekonomi kreatif daerah. Dengan memperluas cakupan sosialisasi dan pendampingan, Disporapar optimistis angka pengangguran muda di Kota Metro dapat ditekan secara bertahap.
“Kami ingin anak muda Metro tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta peluang. Ini yang sedang kami bangun melalui Y-Dash,” kata Kepala bidang pemuda Disporapar, Septi, Senin, 01/12/2025.
Program Y-Dash dijadwalkan berlangsung sepanjang tahun dengan agenda pelatihan rutin, kompetisi inovasi, hingga pendampingan startup lokal.
Pemkot berharap inisiatif ini mampu menciptakan ekosistem baru yang mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif dan berdaya saing.
Sejumlah pelajar Hendra, mengaku antusias dengan program tersebut. Mereka menilai pelatihan yang ditawarkan mampu membuka wawasan baru terkait peluang karier di sektor digital yang selama ini belum banyak tersentuh di bangku sekolah.











